PublikBicaraNews.id, Jakarta – Viralnya pemberitaan di berbagai media online dan sosial media Every one massage N Relax yang Tetap Buka di bulan suci Ramadhan dengan Aman tanpa adanya teguran dari Disparekraf DKI Jakarta, membuat warga masyarakat kecewa dan miris ternyata aturan Disparekraf hanya sebagai simbol, tanpa adanya pengawasan ketat yang terpenting “koordinasi’ lancar. Setelah di laksanakan sidak tim gabungan Pemkot Jakbar pada tanggal 4 November 2025 dengan nama All you massage di duga telah terjadi koordinasi dengan S oknum pejabat Parenkraf Jakarta Barat, All you massage karena terlanjur viral berganti nama menjadi every one massage and relax, di maksudkan untuk meredam warga masyarakat yang keberatan dan berita yang terlanjur viral.
Every one massage N Rilex yang berada di ruko rich palace Meruya Ilir Raya blok B 19 RT 08 RW 07 Kel Srengseng kec kembangan Jakarta Barat masih tetap bandel membuka usahanya prostitusi terselubung berkedok massage sampai hari Minggu 1 Maret 2026, karena merasa kebal hukum dan berani menabrak aturan Disparekraf DKI Jakarta di duga dilindungi S oknum pejabat Parenkraf Jakbar. Dengan bukti diblokirnya nomor WhatsApp Tim media hingga terkesan pejabat Parenkraf Jakarta Barat yang sangat arogan, anti kritik dan anti media, wibawa dan integritas Disparekraf DKI Jakarta di pertaruhkan. Link berita yang sudah naik juga sudah di share ke sekda DKI Jakarta Uus Kuswanto agar dapat menjadi perhatian khusus Pemda DKI Jakarta hingga berita ini di tayangkan belum ada konfirmasi apalagi tindaklanjut dari Pemda DKI Jakarta melalui Disparekraf DKI Jakarta.
Warga masyarakat yang kecewa dengan kinerja Disparekraf DKI Jakarta berencana mengirimkan surat resmi kepada gubernur DKI Jakarta CC wakil, sekda dan Disparekraf dengan harapan menjadi perhatian khusus Pemda DKI Jakarta.
Kembali viralnya pemberitaan di berbagai media online dan sosial media, warga masyarakat menganggap Disparekraf DKI gagal dalam melakukan pengawasan dan tidak mampu menjalankan tugas dan wewenangnya lokasi prostitusi terselubung tetap beroperasi dan menciderai bulan suci Ramadhan.
Tim media mencoba beberapa kali konfirmasi dengan pejabat Parenkraf Jakarta Barat dan owner every one massage tetap tidak mendapatkan respons hingga berita ini di tayangkan.
*Catatan Redaksi* :
Seluruh pihak yang disebutkan dalam rilis ini masih berstatus dugaan dan belum memiliki kekuatan hukum tetap. Redaksi menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta membuka ruang klarifikasi dan hak jawab sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.









