Rumpin – PublikBicaraNews.id, Bogor | Sebanyak 150 peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Bank Indonesia (Sespi BI) Tahun 2026 mengikuti Pelatihan Kesadaran Bela Negara yang diselenggarakan di Pusat Kompetensi Bela Negara, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pertahanan, Kementerian Pertahanan.
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai dasar bela negara kepada para peserta, yang merupakan calon pemimpin strategis di lingkungan Bank Indonesia. Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam membangun karakter kepemimpinan yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki semangat nasionalisme, cinta tanah air, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap kedaulatan negara.
Kepala BPSDMP Han Kemhan Mayor Jendral TNI Ketut Gede Wetan Pastia, S.E., M.H.I. dalam sambutannya menyampaikan bahwa pegawai Bank Indonesia memiliki peran strategis terhadap stabilitas sistem keuangan serta perekonomian nasional, oleh karena itu diperlukan komitmen bersama untuk mewujudkan ketahanan nasional melalui penguatan integritas individu maupun Lembaga.
“Pelatihan ini bukan hanya sekedar Pelatihan biasa, melainkan sebuah wadah untuk membangun karakter pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki jiwa patriotism tinggi serta kepedulian sosial.” ujarnya.
Selama pelatihan, para peserta mendapatkan berbagai materi, antara lain wawasan kebangsaan, nilai-nilai dasar bela negara, kepemimpinan berkarakter, serta simulasi dan studi kasus terkait ancaman nonmiliter. Kegiatan ini juga dikemas secara interaktif melalui diskusi kelompok, outbound, caraka malam, dan api semangat bela negara guna meningkatkan pemahaman dan internalisasi nilai.
Pelatihan Kesadaran Bela Negara ini diharapkan mampu membentuk peserta Sespi BI Tahun 2026 menjadi pemimpin yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga memiliki integritas, loyalitas, serta komitmen kuat terhadap bangsa dan negara.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BPSDM Pertahanan terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jangkauan pembinaan kesadaran bela negara kepada berbagai kalangan, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional secara menyeluruh.
(Sumber : Puskom Belneg Kemhan)









